Eiger Perkenalkan Peralatan Outdoor Ramah Lingkungan

 

Gambar 1 : Tampak Depan Store Eiger Radio Dalam

Kesadaran akan dampak lingkungan dari industri perlengkapan outdoor mendorong berbagai merek untuk berinovasi. Eiger, sebagai salah satu brand lokal ternama, kini mulai mengembangkan produk berbasis keberlanjutan. Dengan material daur ulang dan konsep ramah lingkungan, Eiger berusaha menjawab perkembangan zaman.

Perubahan iklim dan degradasi lingkungan menjadi perhatian global, termasuk di sektor perlengkapan outdoor. Produksi barang berbasis plastik dan sintetis selama ini dianggap berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan. Untuk itu, berbagai merek mulai mencari solusi dengan menghadirkan produk yang lebih berkelanjutan.

Di Indonesia, Eiger mengambil langkah serupa dengan menghadirkan beberapa inovasi. Salah satunya adalah Ecosavior 45 Rucksack, carrier berbahan poliester daur ulang dari botol plastik bekas. Rangka carrier ini juga menggunakan bambu sebagai pengganti material logam atau plastik, yang diklaim lebih ramah lingkungan.

Gambar 2 : Tampilan carrier Ecosavior 45 Rucksack
Sumber : Instagram Eiger Official

Selain itu, Eiger meluncurkan Upcycling Collection, sebuah program yang mendaur ulang produk cacat produksi menjadi barang baru yang tetap fungsional. Pakaian berbahan serat alami, seperti katun organik dan lyocell, juga menjadi bagian dari upaya Eiger dalam mengurangi dampak lingkungan.

“Kami ingin memberikan alternatif bagi konsumen yang peduli dengan isu lingkungan. Produk berbasis bahan daur ulang dan alami adalah bentuk kontribusi kami dalam mendukung gaya hidup outdoor yang lebih bertanggung jawab,” ujar Rendi, salah satu staf di store Eiger.

Meski inovasi ini mendapat apresiasi, tantangan tetap ada. Beberapa pendaki mempertanyakan ketahanan dan kenyamanan produk berbahan daur ulang. “Saya mendukung konsep ramah lingkungan, tapi yang terpenting produk tetap harus kuat dan nyaman untuk aktivitas di alam bebas,” kata seorang pelanggan saat ditemui di store Eiger.

Selain itu, harga produk berbahan ramah lingkungan sering kali lebih tinggi dibandingkan produk konvensional. Hal ini menjadi faktor pertimbangan bagi konsumen yang mengutamakan harga terjangkau.

Ke depan, Eiger diharapkan dapat terus mengembangkan teknologi yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga tetap kompetitif di pasar. Langkah ini bisa menjadi contoh bagi industri lain dalam menghadirkan produk yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Komentar